The Wedding Preparation #1

Karena gw sibuk di kantor (yea, right) dan Mas Bop di pedalaman Papua sana, persiapannya majunya secimit-cimit. Padahal udah tinggal 4 bulan lagi, ujung-ujungnya panik sendiri. So far, persiapannya baru segini……..

1. Gedung : Balai Sudirman – Panti Perwira

2. Catering : Alfabet Catering

3. Makeup : Sanggar Liza

4. WO : Maheswara

5. Foto & Video : The Custom

6. Kebaya Akad : jahit

7. Kebaya Resepsi : sewa di butik Tante Ardy

8. Dekor : Every decor kayaknya, belum deal

9. Undangan : belum

10. Souvenir : belum, apalagi

11. Administrasi : belum beres padahal paling penting, gimana mau kawiiiin kalo administrasi ke KUA nya belom diurusin -.-

gatau lagi

gatau lagi

pusing.

Advertisements

A dream wedding and how it is nearly impossible for a first-born (and the only daughter) to have it

My dream wedding was always a small outdoor party with only family and close friends attending. I’d like to celebrate my once in a lifetime moment with people I know personally and I would love to share them the happiest moment in my life. We would hang out and talk and eat on the table and I would love to go around from one table to another to greet and chat and take photos with them.

Sadly, right after I talked to my parents, they want a bigger wedding, to invite their relatives and colleagues at work and so on and so on.

I am the first-born and the only daughter in my family. With the tradition that the Father of the Bride is the one who held the wedding celebration makes my father only have one chance to do it. And when you have parents like mine (busy, entrepreneur-dad, high-flying career-mom) you just cannot expect to invite only 300 people to your wedding, you just can’t, so forget it.

Well the good thing is, as the only daughter, I don’t have to worry much for the financing of my wedding HAHA. They only have one daughter to spend the wedding budget for :p Should still be wise on spending for the wedding, though.

The History and The Wedding Preparation

Well, i’m officially a bride-to-be. Yay me!

Setelah beberapa tahun belakangan ini banyak drama dan tragedi menimpa kehidupan gw. Akhirnya sampai juga ke bagian “memetik buah yang manis” insya Allah. Feels like this is Allah’s gift for me after getting through all the hardships. Alhamdulillahirabbil’alamin 🙂

The lucky guy named Robby Hartanto. My senior in college. It’s funny how we never really talked much to each other when we were in college, only belong to the same student unit, yet ended up planning to get married next year. How unpredictable life could turn out to be, huh?

Well, the credit goes to my brother-in-crime, kak Adit, who introduced us to each other at the right time and right moment. It was all begin exactly on this date last year. Few months after, on July 6th 2013, he proposed to me, and granted by my Dad, alhamdulillah 🙂

Some friends asked me how could you be sure that you want to get married that young to that particular guy? Well some says, when it is right, you just knew. You just don’t question yourself anymore, you have faith and that’s it, you feel like you’ve done searching, done playing around, done done done. At that moment, you just knew.

The official engagement party was on August 12th, 2013, few days after Idul Fitri with families and some close friends. A simple and intimate party to celebrate our engagement day.

After back-and-forth discussion with families and done with ke-rempong-an venue survey, we decided that our wedding will be held next year on January 18th, 2014.

And so the journey begins…..

Apple Business Model

Di post kali ini saya akan membahas tentang business model dari Apple. Ya saya tau, lagi-lagi Apple lagi, abis setiap kelas CI pak Apiq selalu kasi contohnya Apple kalo enggak Google, kalo enggak Facebook, jadi biar konsisten sama yang selama ini diajarkan, saya ambil contohnya Apple aja hehe :p

Business model menggambarkan value yang ditawarkan oleh suatu organisasi kepada berbagai customer dan menggambarkan kapabilitas dan kemampuan partner untuk menciptakan, memasarkan dan memberikan value dan relationship dengan tujuan untuk menghasilkan profit dan pendapatan yang sustainable.

Value proposition yang digunakan oleh Apple adalah fokus pada exklusivitas produk, kualitas dan kesetiaan pengguna, juga selalu menampilkan image simple, elegan dan menunjang kehidupan yang mewah.

Distribution channel yang digunakan adalah melalui website/online stores dan retail store apple yang tersebar di berbagai kota dan bahkan didalam satu kota pun ada banyaakk sekali apple retail store.

Target customer dari Apple adalah customer setianya yang sudah mengikuti perkembangan teknologi Apple dan setia menunggu produk-produk inovasi terbaru yang supercanggih dari Apple, juga tidak ketinggalan mahasiswa dan businessman juga dibidik sebagai target customernya dan juga masyarakat kelas menengah ke atas.

Cara Apple menjalin customer relationship dengan customernya adalah dengan memprovide fasilitas-fasilitas seperti iTunes, Online service assistant, Apple special events, Apple special price for students, Applecare, etc

Hal ini didukung juga oleh core capability yang baik dengan mem-provide teknologi, konektivitas dan brand image yang dibangun dengan kuat

Activity configuration juga mendukung tersampaikannya value proposition kepada customer, yaitu dengan produksi dan supply chain yang baik, juga dengan partnership events management.

Core capability dan Activity configuration yang baik ini tak lepas dari bantuan Partner Network dari satelite operator, internet operator, telecom operator, ad placements dan retailer.

Pada akhirnya, business model ini pasti bertujuan untuk menghasilkan profit, dengan cost structure dari company cost, research cost, special events dan marketing cost, Apple dapat menghasilkan profit melalui revenue model dari penjualan produk dan dari penjualan aplikasi secara online.

SCAMPER – Ipad

SCAMPER stands for Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to other use, Eliminate, and Reverse

Nah sekarang saya akan pake analisis SCAMPER ini untuk analisis sesuatu yang sekarang lagi HIP banget haha, yaitu iPad!

Kenapa iPad? Well, basically karena iPad ini lagi booming banget di dunia, lagi-lagi suatu keberhasilan besar dari Apple, dan seorang Steve Jobs dibelakangnya. iPad adalah sebuah inovasi baru dari Apple, sebuah mahakarya (tsaaahh) menyusul keberhasilan dari saudara-saudaranya yang terdahulu si iTouch, iPod, MacBook dan lain lain.

Okay, lets start the SCAMPER analysis…

First is, Substitute

iPad bisa menggantikan fungsi buku, notes, dan bahkan game console seperti nintendo ds, sony psp dkk dengan menggabungkannya ke dalam satu device multiguna

Combine

iPad meng-combine eBook, dengan fasilitas game, notes, internet dan juga tidak ketinggalan, iPod. Anda bisa membaca buku kesukaan anda, sambil browsing di internet dengan wifi dan juga sambil mendengarkan musik. Asik yaa 🙂

Adapt

dengan mengadaptasi teknologi lain, seperti teknologi pada eBook, pemutar musik pada iPod dan teknologi layar sentuh pada iPod Touch yang memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan iPad ini dengan sangat mudah, all you need is to touch it!

Modify

Bakal lebih asik lagi kalau ada feature kamera di iPad, bisa langsung di view di Photos, trus dipublish lewat internet atau bahkan langsung dijadiin background homescreen iPad kamu!

Put to other use

ternyata bukan cuma bisa buat hiburan dikala nunggu lama atau buat mainan aja loh, di iPad kita juga bisa bikin presentasi di aplikasi Keynote, membuat artikel di aplikasi Pages dan bahkan memproses angka di aplikasi Numbers.

Eliminate

Naah, kalo aja di iPad kita ga harus bayar untuk download semua aplikasi dan games, pasti asik ya. Saingannya, si Android udah nerapin sistem aplikasi gratis kaya gitu loh! Mungkin iPad nanti juga bisa eliminasi aplikasi bayarnya hehe

Reverse

Dari keribetan device-device yang butuh keyboard sendiri, monitor sendiri, stick untuk game, keypad dan lain-lain, Apple membuat semua keribetan itu menjadi sangat ketinggalan jaman, diganti dengan kemudahan dan menawarkan one-stop-entertainment-solution bagi penggunanya yang menginginkan kepraktisan dalam hidup. Hidup udah ribet gausah dibuat tambah ribet lagi lah yaaa, beli iPad aja! hahaa 😀

Spiritual Creativity

Apa sih Spiritual Creativity itu?

Oh, mungkin proses kreativitas dengan kecerdasan spiritual kali ya, tapi kecerdasan spiritual itu apa?

Seluruh dunia pasti familiar dengan IQ, dulu kecerdasan itu dipatok berdasarkan IQ, kalo orang IQnya tinggi, pasti pinter, cerdas, brilian, namun lama-lama paradigma itu melemah setelah adanya EQ yaitu kecerdasan emosional. Hadirnya EQ pun menggeser paradigma bahwa orang yang cerdas adalah selalu orang yang ber-IQ tinggi, karena tanpa kecerdasan emosi, seorang manusia pun akan mengalami kesulitan dalam berkembang dan memanfaatkan kecerdasannya.

Munculnya Emotional Quotient ini juga membuka jalan baru untuk orang-orang mulai mengenal yang namanya Spiritual Quotient, yaitu kecerdasan spiritual. Setelah saya Googled, saya dapat informasi kalau otak SQ cara kerjanya berfikir unitif. Yaitu kemampuan untuk menangkap seluruh konteks yang mengaitkan antar unsur yang terlibat. Kemampuan untuk menangkap suatu situasi dan melakukan reaksi terhadapnya, menciptakan pola dan aturan baru.
Kemampuan inimerupakan ciri utama kesadaran, yaitu kemampuan untuk mengalami dan menggunakan pengalaman tentang makna dan nilai yang lebih tinggi.

Jadi kalo bisa saya simpulkan, Spiritual Creativity itu menggunakan aspek Spiritual Quotient, yaitu berkreatifitas dengan menggunakan kecerdasan spiritual, yang mana otak kita dapat menangkap seluruh konteks dan memiliki kemampuan untuk mengaitkan unsur-unsur yang terlibat, juga kemampuan bereaksi terhadap suatu situasi, juga mampu untuk membuat pola dan aturan baru dari konteks tersebut.

Beberapa tanda dari kecerdasan spiritual yang baik yaitu kita mampu bersikap fleksibel dan adaptif secara spontan dan aktif, kita memiliki tingkat kesadaran yang tinggi , kita memiliki kemampuan untuk menghadapi dan mengatasi kerugian/penderitaan dan bisa move on dan memanfaatkan penderitaan/kerugian itu sebagai suatu hal yg jadi motivasi kita. Kualitas hidup kita juga ditentukan oleh visi dan nilai-nilai yang dipegang, memiliki kecenderungan melihat sesuatu dengan konteksnya dan melihat keterkaitan antar berbagai hal/holistik. Kita juga memiliki kecenderungan nyata untuk bertanya “mengapa?” atau “bagaimana jika” untuk mencari jawaban-jawaban mendasar  dan mampu bersikap mandiri.

Jadi, sudah cerdas kah spiritual kita?

Open Innovation and Open Business Model

What is Open Innovation?

Open Inovation adalah sebuah paradigma dimana sebuah perusahaan bisa menggunakan ide dari dalam maupun luar perusahaan dan membuka jalan dari dalam dan luar untuk berinovasi di pasar dan mengembangkan teknologinya. Paradigma ini semakin berkembang dan para perusahaan mulai meninggalkan Closed Innovation menjadi Open Innovation karena meningkatnya ketersediaan dan mobilitas pekerja yang ahli, pertumbuhan pasar modal ventura, banyaknya pilihan ide-ide dari eksternal, dan peningkatan kemampuan supplier.

Hasilnya, perusahaan telah mulai mencari cara lain untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses inovasi mereka. Misalnya melalui pencarian aktif untuk teknologi baru dan ide-ide di luar perusahaan, dan juga melalui kerjasama dengan pemasok dan pesaing, dalam rangka untuk menciptakan nilai pelanggan.

Contohnya, L’oreal yang membuat program L’oreal Brandstorm untuk mencari ide-ide baru dan segar dari kompetisi antar mahasiswa bisnis manajemen, juga P&G dengan program P&G Business Challenge. Dua kompetisi ini mendunia dan membuat peserta tertarik akan hadiah yang dijanjikan dan juga worldwide network yang secara otomatis akan didapatkan.

Open Business Model……?

Open Business adalah cara untuk melindungi perusahaan dari kesalahan-kesalahan dengan cara membuatnya transparan dan dapat di pantau oleh banyak orang agar terhindar dari keputusan-keputusan yang salah dan memaksimalkan profit. Membuka data akses bagi karyawan, investor dan customer, bahkan kepada komunitas yang berhubungan dengan perusahaan dapat memperkecil peluang kesalahan yang tidak disengaja atau kultur perusahaan yang jelek.

Open Business Model ini juga dapat memacu perusahaan untuk menerapkan Good Corporate Governance dan memperbaiki hubungan perusahaan dengan para stakeholdernya, yang mana akan bermanfaat bagi kinerja perusahaan dan memaksimalkan profit yang didapat.

The Most Important Innovations in My Room

Inovasi paling penting yang ada di kamar saya adalaaah………..

YAK BETUL SEKALI, CABANG GANTUNGAN.

Kenapa dia penting??

Karena pohon cabang gantungan ini menjawab kebutuhan saya akan tempat penyimpanan barang yang aksesnya mudah, tidak memakan banyak tempat dan murah.

Saya ini kan perempuan, layaknya perempuan pada umumnya saya suka TAS. Suatu hari, saya ngerasa kok tasnya banyak banget (sombong) trus mau disimpen di lemari kok penuh, di laci nanti rusak, jadilah timbul ide untuk buat CABANG GANTUNGAN. Hanya dengan 100 ribu rupiah saja, saya dan Gerha Jayamala membuat desain cabang gantungan ini dan order ke tukang kayu di Balubur untuk bikininnya hehe

CABANG GANTUNGAN ini memudahkan hidup saya! 😀

The Most Creative and Innovative Country and Company, goes to……

JAPAN!


YEAY! Kita semua tau negara Jepang itu termasuk salah satu negara yang paling maju di Asia. Walaupun dulu sempat lumpuh total karena tragedi Hiroshima dan Nagasaki, tapi Jepang bisa pulih dan kembali berlari mengejar ketinggalan dan akhirnya malah jauh lebih maju dari negara kita.

ini adalah Tokaido Shinkansen, fast train yang digunakan di Jepang untuk transportasi antar kota besar Tokyo, Nagoya, Kyoto dan Osaka, dapat melaju dengan kecepatan 300 kmph

Salah satu yang buat saya memilih Jepang sebagai negara paling kreatif dan inovatif adalah karena kemajuan negaranya pada saat ini, penemuan-penemuan besar yang berasal dari Jepang, dan juga sejarah dan latar belakangnya. Lihat saja contohnya kamera digital single-lens reflex atau biasa disebut kamera DSLR yang sekarang lagi HIP banget di kalangan anak muda adalah buatan Jepang. Belum lagi, mie instan, yang diadaptasi dari penemuan Jepang yaitu Instan Ramen, bayangkan Indonesia tanpa mie instan………… sungguh hebat sekali orang Jepang bisa menciptakan mie instan. Masih sangat banyak sekali penemuan-penemuan Jepang yang kita gunakan sehari-hari, mulai dari Floppy Disk, Compact Disc, Electronic Calculator, mesin Karaoke,  sampai metode belajar KUMON.

Jepang benar-benar memaksimalkan kemampuan mereka dan menjadi kreatif dan inovatif sampe akhirnya bukan hanya bisa bangkit dari kelumpuhan dan menjadi negara maju dengan penemuan-penemuan yang bisa mengubah dunia tapi juga  mempertahankan budaya mereka yg sangat kuat dan juga mempopulerkannya ke dunia 🙂

Next award for The Most Creative and Innovative Company goes to……….


GOOGLE!!!

logo Google di website Google saat perayaan Earth Day

Google celebrating Indonesia’s Independence Day

Yep, i still think Google is the most creative and innovative company ever. Mereka bikin sesuatu yang tadinya gak disadari orang-orang sebagai kebutuhan besar, sampai akhirnya sekarang ada orang-orang yang menganut kepercayaan Googlism saking mereka depends on Google so much. Ada yang bilang “Tuhan gak bisa menjawab semua pertanyaan gw, tapi Google bisa.” Yah tentu saja itu orang-orang gak beriman, wong Google diciptakan manusia juga kok haha

Sejak Google muncul, dunia berubah. Semua orang bisa ngerasain manfaatnya, cari informasi jadi lebih mudah, mau tau tentang apapun juga bisa, hal-hal yang segan utk ditanyain ke orang tapi penasaran setengah mati, bisa langsung ditanyain ke Google. dan untuk akses Google pun mudah, desain webnya yang simple, light, tapi unik dan khas buat orang2 bisa mengaksesnya dengan mudah, walaupun koneksi internet mereka gak begitu bagus.

Menurut saya, informasi adalah kekuatan. Siapa yang punya informasi, dia bisa menguasai sesuatu dan bahkan ngubah dunia. Google punya kekuatan dan kemampuan itu, mengubah gaya hidup dan dunia.