Apple Business Model

Di post kali ini saya akan membahas tentang business model dari Apple. Ya saya tau, lagi-lagi Apple lagi, abis setiap kelas CI pak Apiq selalu kasi contohnya Apple kalo enggak Google, kalo enggak Facebook, jadi biar konsisten sama yang selama ini diajarkan, saya ambil contohnya Apple aja hehe :p

Business model menggambarkan value yang ditawarkan oleh suatu organisasi kepada berbagai customer dan menggambarkan kapabilitas dan kemampuan partner untuk menciptakan, memasarkan dan memberikan value dan relationship dengan tujuan untuk menghasilkan profit dan pendapatan yang sustainable.

Value proposition yang digunakan oleh Apple adalah fokus pada exklusivitas produk, kualitas dan kesetiaan pengguna, juga selalu menampilkan image simple, elegan dan menunjang kehidupan yang mewah.

Distribution channel yang digunakan adalah melalui website/online stores dan retail store apple yang tersebar di berbagai kota dan bahkan didalam satu kota pun ada banyaakk sekali apple retail store.

Target customer dari Apple adalah customer setianya yang sudah mengikuti perkembangan teknologi Apple dan setia menunggu produk-produk inovasi terbaru yang supercanggih dari Apple, juga tidak ketinggalan mahasiswa dan businessman juga dibidik sebagai target customernya dan juga masyarakat kelas menengah ke atas.

Cara Apple menjalin customer relationship dengan customernya adalah dengan memprovide fasilitas-fasilitas seperti iTunes, Online service assistant, Apple special events, Apple special price for students, Applecare, etc

Hal ini didukung juga oleh core capability yang baik dengan mem-provide teknologi, konektivitas dan brand image yang dibangun dengan kuat

Activity configuration juga mendukung tersampaikannya value proposition kepada customer, yaitu dengan produksi dan supply chain yang baik, juga dengan partnership events management.

Core capability dan Activity configuration yang baik ini tak lepas dari bantuan Partner Network dari satelite operator, internet operator, telecom operator, ad placements dan retailer.

Pada akhirnya, business model ini pasti bertujuan untuk menghasilkan profit, dengan cost structure dari company cost, research cost, special events dan marketing cost, Apple dapat menghasilkan profit melalui revenue model dari penjualan produk dan dari penjualan aplikasi secara online.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s